Senin, 24 Desember 2012

Serie A Team of The Week 18


HanyaBola - Giornata ke-18 Serie A Italia telah rampung. 20 tim telah menunaikan pertandingannya lebih awal dari biasanya. Jika normalnya Serie A dimulai Sabtu malam WIB, akhir pekan ini berlangsung lebih maju, yaitu Sabtu dini hari WIB. Alasannya, apa lagi jika bukan karena ingin menyambut Natal.
Dari 10 laga yang dipertandingkan di pekan terakhir 2012, Fooball-Espana merangkum 11 tokoh terbaik pekan ini yang tergabung dalam Team of The Week 18 dengan formasi 3-4-3.
Kiper
Michael Agazzi (Cagliari)
Jika bukan karena kecemerlangan Agazzi di bawah mistar, Cagliari mungkin akan kebobolan lebih banyak gol dari Juventus. Penyelamatan paling gemilangnya adalah ketika memblok sundulan Kwadwo Asamoah di mulut gawang. Sebuah penyelamatan dengan reflek luar biasa.
Bek
Gonzalo Rodriguez (Fiorentina)
Bek asal Argentina ini seperti dinding yang kokoh. Ketangguhannya bertahan membuat Fiorentina bisa menang 3-0 di kandang Palermo.
Kamil Glik (Torino)
Glik bermain sangat elegan. Selain bertahan dengan baik, ia juga mempunyai andil besar dalam terciptanya gol pertama Torino.
Andreas Granqvist (Genoa)
Tidak pernah membiarkan striker Internazionale menguasai bola dengan tenang. Memenangkan semua pertempuran bola di udara dan sigap mengantisipasi bola bawah. Ia benar-benar membuat striker Inter mati kutu.
Gelandang
Alessio Cerci (Torino)
Aksinya di sisi kanan, membuat bek kiri Chievo kelabakan. Umpan cantiknya memudahkan penyerang Torino, Alessandro Gazzi, mencetak gol kemenanangan.
Marek Hamsik (Napoli)
Bermain sebagai playmaker menggantikan Gokhan Inler, Hamsik seperti ada di setiap area lapangan. Ia juga selalu terlibat di setiap momen bertahan maupun menyerang Napoli.
Alessandro Gazzi (Torino)
Komando lini tengah ada di kakinya. Memenangkan pertarungan di lini tengah dan memulai serangan untuk Torino. Penampilan ciamiknya ditutup dengan gol tendangan kaki kanannya yang merobek gawang Chievo.
Senad Lulic (Lazio)
Kemampuannya mengiris sisi kanan pertahanan Sampdoria benar-benar merepotkan. Ia menjadi arsitek terjadinya satu-satunya gol Lazio yang dikreasi Hernanes.
Striker
Erik Lamela (AS Roma)
Pemain muda ini benar-benar menjadi momok pertahanan AC Milan. Dua golnya mematikan harapan Milan di laga ini. Doppietta-nya tersebut menambah koleksi golnya menjadi 10.
Alessandro Matri (Juventus)
Turun sebagai pemain pengganti saat Juventus dalam posisi tertinggal 0-1. Vini vidi vici, Matri datang, matri mencetak dua gol, dan Matri membawa Juventus menang.
Stevan Jovetic (Fiorentina)
Mencetak dua gol untuk Fiorentina dengan salah satunya melalui sepakan penalti ala Panenka.
◄ Newer Post Older Post ►